<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Ekonomi Ideologis &#187; BERITA &amp; OPINI</title>
	<atom:link href="http://www.jurnal-ekonomi.org/category/berita-opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnal-ekonomi.org</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 23:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Ironi Kenaikan Gaji Pegawai BI</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/ironis-kenaikan-gaji-pegawai-bi/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/ironis-kenaikan-gaji-pegawai-bi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 23:41:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji Pegawai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2981</guid>
		<description><![CDATA[Ketika setiap kali harga BBM dan tarif dasar listrik hendak dinaikkan pemerintah selalu saja berargumen bahwa dampak inflasinya tidak signifikan. Namun anehnya, pemerintah justru menaikkan gaji untuk mereka (pegawai negeri) dengan alasan inflasi. Kalau memang inflasi rendah, kenapa dengan alasan inflasi (dengan bahasa yang canggih kemudian mereka katakan cost of living adjustment) justru gaji para [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/ironis-kenaikan-gaji-pegawai-bi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Iklaskah Bantuan dari Negara Imperialis?</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/iklaskah-bantuan-dari-negara-imperialis/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/iklaskah-bantuan-dari-negara-imperialis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 23:30:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[AS]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Luar Negeri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2978</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Amerika Serikat (AS) kembali menggelontorkan bantuan untuk Indonesia dalam bentuk investasi senilai $US 15 juta di sektor pertanian. Sebelumnya AS juga memberikan bantuan untuk pendidikan (kampus) di Indonesia senilai Rp175 miliar.Bantuan ini memang tampak begitu tulus dan humanis, hal ini dapat kita lihat dari pernyataan pihak AS (Dubes dan USAID) yang mengatakan bahwa tujuan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/iklaskah-bantuan-dari-negara-imperialis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KPK dan Jalan Buntu Demokrasi</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/kpk-dan-jalan-buntu-demokrasi/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/kpk-dan-jalan-buntu-demokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 01:07:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakkan Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2975</guid>
		<description><![CDATA[Situs mediaindonesia.com memuat ulasan terbaru seputar perkembangan kasus Wisma Atlet. Garis besar yang kiranya bisa di ambil dari ulasan tersebut adalah bahwa KPK sudah berada pada tahapan point of no return untuk menuntaskan kasusnya. Memang, di tengah begitu buruknya wajah hukum Indonesia, keberadaan KPK yang relatif bersih terlebih dengan ketuanya yang baru, Abraham Samad, seakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/kpk-dan-jalan-buntu-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbankan Ribawi dan Tamaknya Deposan Kakap</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/perbankan-ribawi-dan-tamaknya-deposan-kakap/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/perbankan-ribawi-dan-tamaknya-deposan-kakap/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 22:35:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Deposan Kakap]]></category>
		<category><![CDATA[Ribawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2972</guid>
		<description><![CDATA[Dalam Islam, sifat tamak jelas begitu dikecam dan dihukumi dengan haram. Tapi tidak dalam Kapitalisme, bahkan justru mendapat tempat istimewa. Sebagaimana yang dilansir oleh situs inilah.com, terdapat kecendrungan bahwa sebagian BUMN hanya meng-idlekan ratusal triliun duitnya di instrumen deposito perbankan dalam negeri. Akibatnya, suku bunga kredit atau pinjaman pun sulit untuk diturunkan sebagai akibat langsung [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/perbankan-ribawi-dan-tamaknya-deposan-kakap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumlah Rekening Orang Kaya Indonesia dan Ketimpangan</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/jumlah-rekening-orang-kaya-indonesia-dan-ketimpangan/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/jumlah-rekening-orang-kaya-indonesia-dan-ketimpangan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 22:28:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Ketimpangan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekening Orang Kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2969</guid>
		<description><![CDATA[Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sebagaimana yang dimuat oleh situs investor.co.id, telah merilis update data terbaru terkait perkembangan jumlah simpanan di perbankan yang mendapat jaminan penuh dan tidak mendapat jaminan penuh. Dari jumlah total rekening 101.503.564 , sebanyak 136.890 di antaranya tidak mendapatkan jaminan penuh dari LPS. Hal itu disebabkan nilai saldo melebihi batas penjaminan yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/jumlah-rekening-orang-kaya-indonesia-dan-ketimpangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kecanduan Utang</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/pemerintah-kecanduan-utang/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/pemerintah-kecanduan-utang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 23:08:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Utang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2966</guid>
		<description><![CDATA[Candu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bermakna sesuatu yang menjadi kegemaran. Nah dalam konteks Utang, tampaknya Pemerintah telah gemar berutang. Celakanya, sumber utang tersebut paling banyak di pegang oleh pihak Asing. Sebagaimana yang diberitakan oleh situs inilah.com, kepemilikian Asing di Surat Berharga Negara pada awal 2012 ini mencapai Rp. 235,85 triliun. Berada di urutan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/pemerintah-kecanduan-utang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mitos-Mitos Seputar Pembatasan dan Penghapusan Subsidi BBM</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/mitos-mitos-seputar-pembatasan-dan-penghapusan-subsidi-bbm/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/mitos-mitos-seputar-pembatasan-dan-penghapusan-subsidi-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 08:31:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[M. Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatasan Subsidi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2961</guid>
		<description><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://www.jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2012/02/subsidi-BBM_1-219x300.jpg" width="240" />
		</p>Benarkah berbagai argumentasi pembatasan subsidi BBM dan penghapusan subsidi BBM yang disampaikan pemerintah hanyalah mitos belaka? Untuk mengupas apakah benar hal tersebut merupakan mitos, silahkan baca artikel berikut yang ditulis oleh M. Hatta pada link ini. &#160; &#160; &#160; &#160; Related Posts: Mewujudkan &#8220;Green and Clean&#8221; di Banua dengan Metode Islam Mengkonstruksi Konsep Inflasi dalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/mitos-mitos-seputar-pembatasan-dan-penghapusan-subsidi-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Presiden Beli Pesawat Mewah, Rakyatnya Disuruh Berhemat</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/presiden-sby-beli-pesawat-baru-rakyat-disuruh-berhemat/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/presiden-sby-beli-pesawat-baru-rakyat-disuruh-berhemat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 16:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemborosan Uang Negara]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2948</guid>
		<description><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://www.jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2012/01/11468.jpg" width="240" />
		</p>Apabila ada usaha yang sungguh-sungguh dan pantang menyerah yang tak patut untuk ditiru, maka salah satunya adalah kengototan Presiden SBY untuk membeli pesawat kepresidenan. Sampai-sampai untuk membatalkan pembelian pesawat tersebut rakyat harus menempuh jalur hukum (Mahkamah Konstitusi). Dimanakah logika sehat dan hati nurani sang Presiden ketika puluhan juta lebih rakyat miskin dan disuruh berhemat dengan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/presiden-sby-beli-pesawat-baru-rakyat-disuruh-berhemat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Resesi Ekonomi Global Terus Berulang, Siklus Alami atau Cacat Bawaan?</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/resesi-ekonomi-global-terus-berulang-siklus-alami-atau-cacat-bawaan/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/resesi-ekonomi-global-terus-berulang-siklus-alami-atau-cacat-bawaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 10:50:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Resesi Global]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2944</guid>
		<description><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://www.jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2012/01/downturn.jpg" width="240" />
		</p>Ketua Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde, kembali mengingatkan akan potensi resesi ekonomi dunia seperti halnya resesi di tahun 1930an yang sering kali dijuluki oleh para ekonom dengan Great Depression. Hal yang sama juga disampaikan oleh Stiglizt. Menurutnya krisis ekonomi yang berpusat di Uni Eropa pada tahuan 2012 ini dapat menjadi lebih buruk. Memang, bagi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/resesi-ekonomi-global-terus-berulang-siklus-alami-atau-cacat-bawaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesempatan Akses yang Sama terhadap Sumber Daya Alam, Haruskah Demikian?</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 06:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2939</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana yang diberitakan oleh situs investor.co.id, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan &#8220;Pemerintah sebenarnya telah memberikan akses yang sama terhadap sumber kekayaan alam kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan ekonomi pasar sosial yang berkeadilan itu&#8221;. Begitu samanya akses yang diberikan sampai-sampai kemudian tidak lagi membedakan antara investor luar negeri atau dalam negeri. Bahkan lebih ironisnya lagi, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

