UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2001 TENTANG MINYAK DAN GAS BUMI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional harus diarahkan kepada terwujudnya kesejahteraan rakyat dengan melakukan reformasi di segala bidang kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945; b. bahwa minyak dan gas bumi [...]
Dalam dunia pertambangan, Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya dengan kandungan mineral yang siap diangkat kapan saja. Meskipun Indonesia menempati posisi produsen terbesar kedua untuk komoditas timah, posisi terbesar keempat untuk komoditas tembaga, posisi kelima untuk komoditas nikel, posisi terbesar ketujuh untuk komoditas emas, dan posisi kedelapan untuk komoditas batubara, tetap saja terbelit beban utang yang tidak sedikit dan rasio orang miskinnya pun mencapai 17 juta jiwa. Kekayaan tambang Indonesia yang sudah dikeruk puluhan tahun ternyata hanya menghasilkan 11
persen dari pendapatan ekspor dan menyumbang 2,5 dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).
DATA Pokok APBN Perubaha 2008 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2008 Tentang Perubahan atas UU No.45/2008 ttg APBN TA 2008
Download di sini bi-outlook-ekonomi-indonesia-2008
Menurut Bank Indonesia : Laporan Perekonomian Indonesia merupakan bentuk lapaoran pelaksanaan Tugas dan Wewenang Bank Indonesia yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Pemerintah pada setiap tahun merupakan pemenuhan amanat yang digariskan dalam UU No.23 Tahun 1999 tentang BI sebagaimana telah diubah dengan UU No.3 Tahun 2004. Laporan ini merupakan salah satu wujud dari [...]
OPEC’s World Oil Outlook 2008 is part of the Organization’s commitment to market stability and a means to highlight and further understand many of the possible future challenges and opportunities that lie ahead of the oil industry. The publication is also a channel to encourage dialogue, cooperation and transparency between OPEC and others within the [...]
Jurnal-ekonomi.org – Kadiv Pemasaran BEI (Indonesia Stock Exchange/IDX), Wan Wei Yiong, sebagaimana dilaporkan Antara hari ini (25/6/2008), mengatakan transaksi saham di Bursa Efek Indonesia rata-rata Rp 5,7 trilyun meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan tahun 2003. Menurut Wan, hal ini menunjukan perekonomian Indonesia dalam keadaan lebih aktif dan lebih kondusif untuk berinvestasi.
Peningkatan volume atau nilai kapitalisasi saham di bursa efek Indonesia sangat memprihatinkan. Jika transaksi harian saat rata-rata Rp 5,7 trilyun, pada akhir tahun 2007 meningkat 138,88 persen dibandingkan tahun 2006, dari Rp 1,8 trilyun menjadi Rp 4,3 trilyun. Ini menunjukan semakin lama perekonomian Indonesia semakin menggelembung dan semakin palsu (bubble economy).
Pemerintah selama ini menyatakan kita net impor sehingga dampak kenaikan harga minyak mentah dunia berakibat pada bertambahnya beban subsidi. Bahkan beberapa waktu yang lalu presiden SBY mengatakan mempertimbangkan agar Indonesia keluar dari OPEC dengan alasan produksi minyak Indonesia tidak dapat memenuhi kebutuhan minyak nasional lagi. Benarkah? Teryata data dari Departemen ESDM berikut menunjukan sebaliknya. Pemerintah berbohong?
Okezone – Minggu, 27 April 2008 – 16:53 wib
PEKALONGAN – Sekira lima juta lebih dari total 37,17 juta warga miskin di Indonesia tergolong rentan rawan pangan. Meski jumlah itu menurun dari tahun-tahun sebelumnya, tapi pemerintah tetap harus bekerja keras menangani penduduk miskin.