Selama Januari-Agustus 2008, bursa saham dunia mengalami kegoncangan yag membuat panik para pelaku di latai bursa, dunia usaha, dan berbagai negara utama dunia, termasuk Indonesia. Tercatat Bursa saham Cina mengalami kerontokan indeks paling besar 50,58%. Sedangkan bursa saham Indonesia menempati posisi keenam dengan penurunan IHSG sebesar 19,61%.