Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, ternyata krisis keuangan global ini berpotensi menyebabkan utang Indonesia membengkak karena selisih kurs. Akan banyak terjadi PHK karena barang-barang Indonesia semakin kalah bersaing dengan produk luar dengan politik dumpingnya. Bagaimana solusi praktis mengatasi krisis keuangan global ini ?
Wassalam
Ustadz, beberapa waktu ini bursa-bursa utama dunia mengalami mengalami goncangan dan kejatuhan harga saham mereka terlebih setelah Bank Lehman Brothers pada hari Rabu 14 September 2008 resmi mengumumkan kebangkrutannya akibat krisis di pasar perumahan (subprime mortgage) Amerika Serikat pada Agustus 2007.
1. Mohon dijelaskan apa yang dimaksud dengan krisis keuangan subprime mortgage ?
2. Bagaimana hukum subprime mortgage tersebut menurut perspektif ekonomi syariah ?
Atas jawabannya kami sampaikan terima kasih.
Ustadz, Terkait dengan krisis financial di AS yang ditandai dengan kebangkrutan beberapa perusahaan yang bermain di bursa saham, salah satu topik berita visual yang tersaji di CNN adalah “Bubble Watch is needed” (http://www.truveo.com/Bubblewatch-system-needed/id/201504400). Judul ini memberikan beberapa interpretasi. Pertama, judul itu menyiratkan bahwa bubble dalam ekonomi khususnya yang terjadi di industri keuangan menjadi sebuah kelumrahan sistem. Kedua, diperlukan infrastruktur atau instrumen kebijakan ekonomi yang sifatnya permanen untuk mengidentifikasi kemunculan bubble dan melakukan treatments terhadap kondisi bubble. Akhirnya bubble dianggap tak beda dengan inflasi, sekedar fenomena wajar atau bahkan keniscayaan dalam ekonomi, meskipun implikasi negatif dari bubble berpuluh atau beratus kali lipat bagi perekonomian. Apakah benar demikian ?
Ustadz, beberapa waktu yang lalu di bulan suci Ramadhan 1429 H ini kita mendengar saudara-saudara kita di Pasuruan harus meregang nyawa, 21 orang terbunuh. Mereka meninggal berebut 30 ribu rupiah, pembagian zakat keluarga muzakki (orang yang mengeluarkan zakat). Sebagian besar diantaranya adalah ibu-ibu tua yang tewas setelah kehabisan nafas. Sebenarnya apa penyebab utamanya ? Siapa yang paling bertanggung jawab dalam masalah ini ? Bagaimana solusinya agar kejadian serupa tak terulang kembali ?
KAPITALISME DI UJUNG TANDUK, KHILAFAH DI DEPAN MATA
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, apakah benar saat ini kapitalisme sudah berada di ujung tanduk ?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih.
Wassalam
Ustadz, Apakah jumlah penduduk dunia telah terlalu banyak (over populated) ? Bukankah jika jumlah penduduk dunia terlalu banyak dapat menyebabkan kemiskinan, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial kemasyaratan dan krisis pangan ?
Jika benar, berarti kita harus mengurangi jumlah penduduk dunia ! Mohon penjelasannya….
Ustadz, apa benar teori yang menyatakan bahwa ekonomi negara akan semakin berkembang pesat jika menerapkan kebijakan liberalisasi ?
Ustadz, Untuk kemudahan transaksi saya menabung di bank konvensional yang memberikan bunga pada penabungnya. Fatwa komisi fatwa MUI menyatakan bahwa bunga bank adalah haram. Apa yang harus saya lakukan dengan bunga tabungan tersebut ? Jika saya menabung Rp 1.000.000.000 ( satu milyar rupiah) dengan asumsi bunga 1 %/bulan, maka bunga tabungan yang saya dapat Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) per bulan. Jika bunga tersebut tidak saya ambil, apakah itu justru malah menguntungkan perusahaan perbankan ? Dalam kondisi tersebut apakah tidak termasuk kategori darurat ?
Ustadz, rasanya hidup ini bertambah susah ya… hampir semua barang kebutuhan pokok harganya naik. Barangkali yang menurun hanya kemiskinan, maksudnya menurun ke anak cucu…. Yang saya tanyakan, kenapa harga-harga kebutuhan pokok semakin mahal ? Apakah karena jumlah bahan kebutuhan pokok kita itu tidak mencukupi ustadz ?

Ustadz, setelah lulus S1 ini rasanya saya kesulitan mencari kerja yang dapat mencukupi kebutuhan hidup saya. Kalau sekarang saja sulit, bagaimana dengan kesulitan anak cucu saya nantinya dalam mencari kerja ? Mohon diberi penjelasan apa penyebab kesulitan lapangan kerja sehingga banyak pengangguran ? Bagaimana solusinya ?