Sebagaimana diketahui, banyak para ekonom, baik itu ekonom konvensional maupun Islam, mengatakan bahwa salah satu permasalahan ekonomi yang harus atau wajib dipecahkan adalah persoalan inflasi. Tulisan ini dimaksudkan penulis sebagai kajian awal konsep inflasi dalam kerangka Daulah Khilafah.
Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr. Wb. Ustadz, Mata uang kita tidak pernah stabil terhadap mata uang lainnya. Pada penjelasan tanya jawab mengenai solusi Islam mengatasi krisis keuangan disebutkan mengenai standar mata uang emas atau perak. Apakah kita harus membawa sekarung emas atau perak untuk beli mobil atau transaksi milyaran lainnya ? bagaimana cara Praktis Merubah/Mengkonversi Uang [...]
Inflasi merupakan sebuah fenomena ekonomi yang banyak mendapat perhatian, sekaligus ditakuti dan dianggap sebagai musuh nomor satu oleh banyak kalangan, mulai dari ekonom, pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat awam sekalipun. Tentunya hal ini disebabkan dampak dari inflasi yang sangat merugikan. Betapa merugikannya inflasi itu sendiri dapat disimak dari sejumlah perkataan yang dilontarkan oleh ekonom dan pejabat pemerintahan. Ronald Reagen misalnya, sebagaimana dikutip oleh The Economist (22/5/2008) pernah menyebut inflasi dengan sebutan kejam, perampok, menakutkan, perampok bersenjata, mematikan, dan pembunuh bayaran.
oleh: M. Hatta
Sebelas tahun sudah Asia Tenggara khususnya Indonesia melewati sebuah peristiwa ekonomi yang telah membuka mata dan pikiran semua pihak betapa rapuhnya bangunan ekonomi yang dibangun. Setelah sebelumnya mendapat julukan sebagai The East Asian Miracle dan macannya Asia (Asian tiger), tidak lama berselang terjadilah guncangan (shock) ekonomi yang berawal dari sisi moneter. Dari sisi nilai tukar (exchange rate), pada tanggal 18 januari 1998 rupiah mencapai puncak kejatuhannya dengan menembus angka Rp. 16.000 per 1 dolar AS. Dari sisi inflasi, angka inflasi mencapai 77,60 % dan PDB -13,20 % …..
oleh: Jurnal Dialog CSIC Pengeksploitasian kekayaan secara besar-besaran terhadap dunia ketiga Asia, Afrika dan Amerika Latin oleh negara-negara Kapitalis Amerika dan Eropa adalah upaya untuk memperoleh kepuasan materi dan kehormatan; yaitu kepuasan puncak ketika datang ke negara dunia ketiga untuk menolong dari kesulitan dengan pinjaman luar negeri dan bantuan sosial terhadap segelintir orang. Kepuasan itu [...]