Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Kekayaan sumber daya alamnya melimpah luar biasa. Wilayahnya sangat luas dan letak geografisnya sangat strategis. Jumlah penduduknya nomer empat dunia. Namun segenap potensi yang dimiliki tersebut tidak dapat mengangkat harkat hidup rakyat. Enam puluh lima tahun merdeka tidak ada perubahan berarti pada negeri kita, kecuali semakin jauhnya negara dari tanggungjawabnya terhadap rakyat.
Pada 20-22 September 2010 lalu PBB menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi tentang Millennium Development Goals (MDG) di New York. KTT MDG yang mengangkat tema We Can End Poverty by 2015 dihadiri kurang lebih 150 kepala negara dan pemerintahan. KTT berupaya untuk menggalang komitmen para pemimpin dunia memerangi kemiskinan. Apa yang menjadi latar belakang MDGs?
Kita semua sepakat tindakan teror adalah kejahatan yang tidak bisa diterima akal sehat maupun ajaran agama Islam. Begitu pula kita sepakat tidak dapat menerima tindakan memfitnah dan menghalalkan segala cara agar seseorang atau kelompok yang tidak terlibat sama sekali dengan kejahatan terorisme ditangkap, diadili, dan dihukum sebagai teroris. Dan kita pun sangat bersepakat tidak boleh negara dan aparaturnya digunakan sebagai alat untuk memfitnah dan melakukan kezaliman.
Barat telah mengalami kebangkrutan ideologi sedangkan Islam sedang menyongsong kebangkitan dengan adanya gerakan Islam ideologis yang berupaya mengembalikan syariah dan khilafah ke tengah-tengah umat Islam. Inilah dua hal yang mengancam eksistensi Barat. Mau tidak mau Barat berupaya mempertahankan penjajahannya di dunia dengan berbagai cara. War on Terrorism adalah salah satu cara Barat memanipulasi dunia. Barat mendesakkan hal ini ke negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia, agar memerangi Islam dengan atas nama perang terhadap terorisme.
Menteri ESDM menyampaikan anak bangsa harus menguasai bidang energi agar Indonesia memiliki kedaulatan. Namun kebijakan yang ditempuh Menteri ESDM justru semakin meruntuhkan kedaulatan energi Indonesia.
Amerika adalah institusi dalam wujud negara. Yakni sebuah negara Kapitalis besar yang menjadikan imperialisme sebagai metode untuk melestarikan dan memperbesar kapasitas institusinya.