Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) sebagaimana dipetik MediaIndonesia.com (18/1/2011) menyatakan kenaikan harga baja 23% pada tahun ini sangat membebani penyelesaian proyek infrastruktur. Tidak hanya itu, kenaikan harga juga berdampak pada penuruan kualitas pembangunan infrastruktur tersebut. Kenaikan harga baja ini tidak hanya memukul pembangunan infrastruktur tetapi juga merupakan sebuah tamparan keras terhadap pemerintah yang pada tahun [...]
Membaca berita yang dilaporkan Detikcom (18/7/2009) dengan judul Pemerintah Minta Setoran Dividen BUMN Ditambah, seperti melihat pemerintah sedang melakukan kekonyolan. Betapa tidak, pada saat yang sama khususnya sepanjang pemerintahan neolib saat ini BUMN telah dibonsai sedemikian rupa melalui program privatisasi.
EKONOMI : Privatisasi Oleh Hidayatullah Muttaqin Meskipun sejumlah ekonom kritis berbuih-buih menyuarakan bahwa pasangan SBY-Boediono membawa agenda neolib, namun masyarakat nampaknya lebih percaya pada SBY-Boediono sebagai pemimpin yang pro-rakyat dan berhasil membawa rakyat Indonesia pada tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Keputusan rakyat telah diambil dalam pemilu presiden Rabu (8/7) lalu, di mana hasil quick count [...]
Pada tahun ini pemerintah merencanakan privatisasi 20 BUMN. Sebagian BUMN yang diprivatisasi merupakan lanjutan -carry over- privatisasi tahun 2008 yang gagal dilaksanakan. Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menilai privatisasi BUMN di tengah pasar global yang sedang jatuh sangat tidak wajar. Ia menilai agenda privatisasi tahun ini sarat kepentingan politis untuk pemilu 2009.
Indonesia ‘dalam bahaya’! Indonesia telah terjual. Benarkah demikian? Apa indikasi bahwa Indonesia telah terjual? Siapa yang dengan tega menjual Indonesia? Bagaimana modus operandinya? Atas dasar kepentingan apa mereka menjual Indonesia?
Untuk mengupas tuntas pertanyaan diatas, redaksi al-wa’ie (Gus Uwik) mewawancarai Bapak Hidayatullah Muttaqin, SE, MSI, Dosen Tetap Ekonomi Pembangunan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin serta Direktur Institut Ekonomi Ideologis Banjarmasin. Berikut petikannya.
Oleh : Syahrituah Siregar, SE, MA
Saat ini mungkin tak ada seorang pun, khususnya di Kalsel yang tidak kecewa dengan kinerja pelayanan dua perusahaan negara, PLN dan Pertamina. Listrik yang byar-pet dan kelangkaan BBM makin parah tak tentu arah. Sayangnya, banyak orang tidak tahu inti persoalan apalgi informasi yang tuntas kurang didapatkan.
Vonis masyarakat: PLN dan Pertamina sebagai perusahaan tak becus mengelola usaha. Pelayanan listrik dan pasokan BBM dilalaikan tanpa tanggung jawab. Ketidakprofesionalan ini membuat orang berharap pada swasta ataupun perusahaan daerah. Tapi, tahukah anda bahwa kondisi ini merupakan sebuah GRAND DESIGN?
Keputusan pemerintah melakukan privatisasi besar-besaran sangat mengejutkan. Sebab belum pernah privatisasi dilaksanakan sebanyak 37 BUMN sekaligus dalam setahun. Sejak kebijakan privatisasi dimulai pada tahun 1991, privatisasi terbesar menimpa 4 buah BUMN dalam satu tahun. Bagaimana fakta dan kebohongan di balik privatisasi BUMN di Indonesia ? Artikel berikut akan menjelaskannya.
Privatisasi pada tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Pada periode 1991 – 2001 pemerintah Indonesia 14 kali memprivatisasi BUMN dengan jumlah BUMN yang diprivatisasi 12. Pada periode 2001-2006 pemerintah juga 14 kali memprivatisasi BUMN dengan jumlah BUMN yang diprivatisasi sebanyak 10. Kebijakan pemerintah kali ini merupakan BOM privatisasi, karena hanya dalam setahun pemerintah akan melego 37 BUMN. Apalagi privatisasi kali ini disertai dengan penjualan seluruh saham 14 buah BUMN industri, 12 BUMN dijual dengan kepada investor strategis, dan beberapa BUMN lagi harus disertai dijual kepada asing.
oleh: KH. M. Shiddiq al-Jawi RINGKASAN Privatisasi adalah pengubahan status kepemilikan pabrik-pabrik, badan-badan usaha, dan perusahaan-perusahaan, dari kepemilikan negara atau kepemilikan umum menjadi kepemilikan individu. Privatisasi merupakan salah satu ide dalam ideologi Kapitalisme, yang menetapkan peran negara di bidang ekonomi hanya pada aspek pengawasan pelaku ekonomi dan penegakan hukum. Privatisasi selain diterapkan di Amerika Serikat [...]
oleh: Hidayatullah Muttaqin Polemik divestasi (pelepasan saham) Indosat sebesar 41,94% yang dimiliki pemerintah kepada bidder (penawar) pemenang yakni Singapore Technologies Telemedia Pte Ltd (STT) terus berlanjut. Somasi (peringatan) Meneg BUMN Laksamana Sukardi kepada Amin Rais agar meminta maaf di media cetak nasional dalam waktu 3 kali 24 jam atau membuktikan ucapannya atas pernyataannya di majalah [...]