<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Ekonomi Ideologis &#187; Sumber Daya Alam</title>
	<atom:link href="http://www.jurnal-ekonomi.org/tag/sumber-daya-alam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jurnal-ekonomi.org</link>
	<description>Jurnal Analisis Politik Ekonomi Perspektif Ideologi Islam</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 23:48:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kesempatan Akses yang Sama terhadap Sumber Daya Alam, Haruskah Demikian?</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 06:52:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jurnal-ekonomi.org/?p=2939</guid>
		<description><![CDATA[Sebagaimana yang diberitakan oleh situs investor.co.id, Menko Perekonomian Hatta Radjasa mengatakan &#8220;Pemerintah sebenarnya telah memberikan akses yang sama terhadap sumber kekayaan alam kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan ekonomi pasar sosial yang berkeadilan itu&#8221;. Begitu samanya akses yang diberikan sampai-sampai kemudian tidak lagi membedakan antara investor luar negeri atau dalam negeri. Bahkan lebih ironisnya lagi, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/kesempatan-akses-yang-sama-terhadap-sumber-daya-alam-haruskah-demikian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peta Sektor Pertambangan di Indonesia</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/peta-sektor-pertambangan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/peta-sektor-pertambangan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 07:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[DATA]]></category>
		<category><![CDATA[Pertambangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=1007</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia pertambangan, Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya dengan kandungan mineral yang siap diangkat kapan saja. Meskipun Indonesia menempati posisi produsen terbesar kedua untuk komoditas timah, posisi terbesar keempat untuk komoditas tembaga, posisi kelima untuk komoditas nikel, posisi terbesar ketujuh untuk komoditas emas, dan posisi kedelapan untuk komoditas batubara, tetap saja terbelit beban utang yang tidak sedikit dan rasio orang miskinnya pun mencapai 17 juta jiwa. Kekayaan tambang Indonesia yang sudah dikeruk puluhan tahun ternyata hanya menghasilkan 11
persen dari pendapatan ekspor dan menyumbang 2,5 dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB).]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/peta-sektor-pertambangan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peran Negara dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/peran-negara-dalam-pengelolaan-sumber-daya-alam/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/peran-negara-dalam-pengelolaan-sumber-daya-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2008 09:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[JURNAL]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi Condro]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2008/05/sda-inelastis.jpg" width="240" />
		</p><strong> </strong><span>
<p align="justify"><span>oleh:<strong> Dwi Condro Triono</strong></span></p>
<a href="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2008/05/dwi-condro1.jpg"><img style="border: 1px solid black; margin: 5px; float: left;" title="dwi-condro1" src="http://jurnal-ekonomi.org/wp-content/uploads/2008/05/dwi-condro1-126x150.jpg" alt="" width="86" height="103" /></a><span style="font-size: 9pt;">
<p align="justify"><span>Tanggal 24 Mei 2008 kemarin, rakyat  Indonesia telah diberi “hadiah” oleh pemerintah Indonesia berupa kenaikan BBM  sebesar 30%. Di tengah penderitaan dan beban hidup yang sudah sangat berat,  rakyat Indonesia harus mendapatkan tambahan beban yang semakin berat lagi. Jika  keadaan ini terus-menerus berlangsung di negeri ini, bukan tidak mungkin tahun  2020 kelak, negara Indonesia benar-benar akan terbebas dari kemiskinan. Artinya,  di negeri ini benar-benar sudah tidak ada penduduk yang miskin lagi. Mengapa?  Sebab, penduduk miskin di Indonesia benar-benar sudah meninggal semuanya! </span></p></span></span>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/peran-negara-dalam-pengelolaan-sumber-daya-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sumber Daya Migas Harus Dikuasai dan Dikelola oleh Negara</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/sumber-daya-migas-harus-dikuasai-dan-dikelola-oleh-negara/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/sumber-daya-migas-harus-dikuasai-dan-dikelola-oleh-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Apr 2008 16:05:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA & OPINI]]></category>
		<category><![CDATA[Migas]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[<p style="float:right; margin:0 0 10px 15px; width:240px;">
		<img src="http://www.fotografer.net/images/artikel/upload/2platform.jpg" width="240" />
		</p><img class="alignleft" style="float: left; margin: 5px;" src="http://www.fotografer.net/images/artikel/upload/2platform.jpg" alt="" width="120" height="100" />Secara ekonomi, penggunaan elpiji memang lebih efisien dibanding minyak tanah. Karena itu, pemerintah mulai melakukan konversi ke elpiji yang diketahui lebih bersih dan efisien.

Namun secara kultur, masyarakat kita masih ada yang belum siap mengganti minyak tanah dengan elpiji. Akibatnya timbul pro dan kontra di masyarakat.

Dampaknya, sekarang tak hanya minyak tanah yang langka, pasok elpiji sempat berkurang, menyusul kebijakan Pertamina mengurangi distribusi minyak tanah ke sejumlah daerah.

Memang cukup ironi, Indonesia sebagai negara penghasil migas justru mengalami kelangkaan BBM maupun gas. Seandainya pengelolaan migas tak diserahkan ke investor asing, mungkin pasokan migas di dalam negeri bisa terpenuhi. <strong>Sumberdaya alam migas sebaiknya dikuasai negara dan dikelola oleh negara, bukannya diserahkan ke investor asing</strong>. <strong></strong>]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/sumber-daya-migas-harus-dikuasai-dan-dikelola-oleh-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada Apa dengan Pengelolaan Sumber Daya Alam Indonesia</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/ada-apa-dengan-pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/ada-apa-dengan-pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2004 02:19:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARSIP e-SYARIAH.Net]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2004/04/22/ada-apa-dengan-pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Tun Kelana Jaya Potensi kekayaan alam Indonesia   Realita hidup dan kehidupan manusia tidak terlepas dari alam dan lingkungannya, karena hal tersebut merupakan hubungan mutualisme dalam tatanan keseimbangan alam dan kehidupannya (Balancing Ecosystem). Sumber daya alam terbagi dua, yaitu SDA yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable) dan yang dapat diperbaharui (renewable). Keanekaragaman hayati termasuk didalam [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/ada-apa-dengan-pengelolaan-sumber-daya-alam-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solusi Islam atas Krisis Sumber Daya Alam</title>
		<link>http://www.jurnal-ekonomi.org/solusi-islam-atas-krisis-sumber-daya-alam/</link>
		<comments>http://www.jurnal-ekonomi.org/solusi-islam-atas-krisis-sumber-daya-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2004 03:10:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARSIP e-SYARIAH.Net]]></category>
		<category><![CDATA[SISTEM EKONOMI SYARIAH]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnal-ekonomi.org/2004/04/05/solusi-islam-atas-krisis-sumber-daya-alam/</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Ismail Yusanto Semua orang tahu, alam Indonesia sangat kaya. Areal hutannya termasuk paling luas di dunia, tanahnya subur, dan alamnya indah. Indonesia juga adalah negeri yang memiliki potensi kekayaan laut luar biasa. Wilayah perairannya sangat luas, kandungan ikannya diperkirakan mencapai 6,2 juta ton, belum lagi kandungan mutiara, minyak, dan kandungan mineral lainnya, serta keindahan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.jurnal-ekonomi.org/solusi-islam-atas-krisis-sumber-daya-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

