Oleh : Syahrituah Siregar, SE, MA
Saat ini mungkin tak ada seorang pun, khususnya di Kalsel yang tidak kecewa dengan kinerja pelayanan dua perusahaan negara, PLN dan Pertamina. Listrik yang byar-pet dan kelangkaan BBM makin parah tak tentu arah. Sayangnya, banyak orang tidak tahu inti persoalan apalgi informasi yang tuntas kurang didapatkan.
Vonis masyarakat: PLN dan Pertamina sebagai perusahaan tak becus mengelola usaha. Pelayanan listrik dan pasokan BBM dilalaikan tanpa tanggung jawab. Ketidakprofesionalan ini membuat orang berharap pada swasta ataupun perusahaan daerah. Tapi, tahukah anda bahwa kondisi ini merupakan sebuah GRAND DESIGN?
oleh: Syahrituah Siregar, SE, MA
Ditengah keterpurukan kaum muslimin dunia dan di Indonesia pada khususnya, timbul pertanyaan adakah harapan untuk mampu bangkit kembali. Kenyataan faktual yang dihadapi begitu berat, apalagi jika membayangkan visi mencapai Islam sebagai pemimpin dunia. Karena itulah, banyak orang Islam mengambil penyikapan berbeda, dari yang optimis sampai yang pesimis. Disisi lain, ada yang bertahan pada pakem aqidah tapi ada yang menyeberang dari pakem, serta menyeberang tapi tidak merasa mencederai aqidahnya.
Ada fenomena yang semestinya diamati secara serius, yakni bentuk respon pemerintah, khususnya komentar Wapres Yusuf Kalla yang akhir-akhir ini cenderung provokatif. Rupanya tidak ada cara lain bagi “negarawan” ini untuk berkomentar selain dengan cara itu. Apakah ada udang dibalik batu?
oleh: Syahrituah Siregar
Headline BPost, 13 Mei 2008 yang berjudul Subsidi Bagi Orang Kaya Rp.300T mengangkat tema yang sering dijadikan propaganda pendukung pencabutan subsidi BBM disamping subsidi yang dibakar rakyat. Makna yang dibangun dengan ini adalah betapa sia-sianya nilai tersebut untuk dibagikan kepada kalangan mampu ditengah merebaknya kemiskinan dan pengangguran.