// archives

Terorisme

This tag is associated with 4 posts

Kontra Terorisme dan Radikalisme: Sebuah Kebangkrutan Intelektual

Kontra Terorisme dan RadikalismeKita semua sepakat tindakan teror adalah kejahatan yang tidak bisa diterima akal sehat maupun ajaran agama Islam. Begitu pula kita sepakat tidak dapat menerima tindakan memfitnah dan menghalalkan segala cara agar seseorang atau kelompok yang tidak terlibat sama sekali dengan kejahatan terorisme ditangkap, diadili, dan dihukum sebagai teroris. Dan kita pun sangat bersepakat tidak boleh negara dan aparaturnya digunakan sebagai alat untuk memfitnah dan melakukan kezaliman.

Skenario Penjajah di Balik Kontra Terorisme dan Radikalisme

Barat telah mengalami kebangkrutan ideologi sedangkan Islam sedang menyongsong kebangkitan dengan adanya gerakan Islam ideologis yang berupaya mengembalikan syariah dan khilafah ke tengah-tengah umat Islam. Inilah dua hal yang mengancam eksistensi Barat. Mau tidak mau Barat berupaya mempertahankan penjajahannya di dunia dengan berbagai cara. War on Terrorism adalah salah satu cara Barat memanipulasi dunia. Barat mendesakkan hal ini ke negeri-negeri Islam, termasuk Indonesia, agar memerangi Islam dengan atas nama perang terhadap terorisme.

Inilah Negara Teroris yang Harus Dihentikan dengan Negara Khilafah

Serangan rudal Amerika di Waziristan Selatan Pakistan dekat perbatasan Afganistan menewaskan 25 orang. Terkait masalah ini, Presiden Obama di awal pekan menyatakan Amerika memastikan Pakistan menjadi sekutu kental dalam memerangi terorisme (BBC Indonesia, 14/2/2009).

Serangan ini merupakan bukti nyata pelanggaran kedaulatan sebuah negara. Serangan ini juga kejahatan terhadap kemanusiaan.

Amerika dan Sekutunya, IMF dan Bank Dunia adalah Teroris

oleh: Hidayatullah Muttaqin Berbicara mengenai teroris dalam konteks opini dunia internasional sekarang, maka tidak dapat dielakkan lagi bahwa yang dimaksud teroris adalah Islam ideologis yakni umat dan gerakan dakwah yang konsisten dalam upaya penerapan syariat Islam yang dalam istilah opini internasional (baca: Barat) disebut sebagai Islam fundamentalis atau Islam radikal.

Switch to our mobile site